Biogas Indonesia adalah sumber energi yang terbarukan sehingga bisa bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan gas LNG serta kebutuhan listrik. Energi bersumber dari berbagai macam limbah organik seperti kotoran hewan serta kotoran manusia. Berikut adalah beberapa cara pemanfaatan biogas yang ada di Indonesia agar maksimal.

1. Bahan Bakar untuk Memasak serta Penerangan Lampu Petromax

Sejak tahun 2008, biogas yang dihasilkan dari kotoran sapi masih terus dikembangkan di beberapa desa yang ada di Indonesia. Sebelum adanya energi ini, para masyarakat masih menjadikan bahan bakar minyak serta gas LPG untuk kebutuhan memasak sebagai alat yang utama.

Dengan perkembangan biogas yang masih terus dilakukan, kini sudah terlihat perkembangannya dengan dibangunnya 40 instalasi digester biogas sapi yang nantinya bisa disalurkan kepada masyarakat dan bisa digunakan sebagai bahan bakar gas yang berfungsi untuk memasak serta menjadi bahan penerangan pada lampu petromax.

2. Sebagai Pembangkit Listrik

Indonesia nyatanya memiliki pemasok listrik tunggal yang biasa disebutĀ  dengan PLN, saat ini bahan bakar yang digunakan adalah bahan bakar jenis solar sebagai alternatif untuk memasok ketersediaan listrik pada pelanggan.

Padahal faktanya dengan memanfaatkan biogas secara tepat, biogas ini merupakan energi yang bisa dijadikan alternatif untuk menambah pasokan ketersediaan listrik di Indonesia, menurut perkiraan I meter kubik biogas ternyata mampu menghasilkan 6000 watt listrik di setiap jamnya,

3. Sebagai Bahan Bakar Kendaraan

Penggunaan energi yang tak terbarukan kini sudah menjadi perhatian karena harus segera dicari penggantinya, sebenarnya bisa saja bahan bakar inii diubah menjadi bahan bakar berbasis gas dan biogas akan menjadi salah satu bahan bakar yang bisa digunakan serta memiliki banyak fungsi dan manfaatnya.

Salah satu manfaatnya adalah membuat biaya operasional lebih murah dibandingkan menggunakan energi yang sudah biasa dipakai, karena energi ini berasal dari limbah-limbah yang sudah tidak terpakai.

4. Dapat Mencegah Pemanasan Global

Ternyata, penggunaan biogas dapat membantu berkurangnya gas metana ke atmosfer yang memiliki sifat berbahaya 21 kali lipat dibandingkan dengan emisi karbondioksida. Hal ini disebabkan oleh gas metana yang dihasilkan dari proses anaerobik dimanfaatkan untuk memasak, menyalakan lampu, menggerakan generator listrik.

Dengan demikian, pemanfaatan dari biogas ini dapat mencegah terjadinya pemanasan global bahkan perubahan iklim yang ekstrem.

Kini, hampir seluruh aktivitas manusia sangat bergantung pada energi, sedangkan energi saat ini sudah perlana habis dan tak bisa diperbarukan kembali yang pada akhirnya akan menimbulkan krisis energi.

Dengan begitu, biogas Indonesia sangatlah diperlukan keberadaannya karena energi merupakan energi yang bisa diperbaharui dengan kelebihan dapat mengurangi limbah limbah yang menumpuk sehingga akan meningkatkan kebersihan negara pula. Energi ini sangat cocok untuk mulai digunakan di Indonesia bahkan negara-negara lain sudah ada yang mulai aktif menggunakannya.